🦄 Hari Asi Sedunia 2017
PekanAsi Sedunia (1 Agustus 2017) 01 August 17; July 2017 . IQ Vs EQ 25 July 17; Life Lessons Successful People Learned 21 July 17; Nelson Mandela's Day Trivia Hari ASI Sedunia - 3 Tahapan Perubahan ASI Sesuai Kebutuhan Bayi (1/3) 25 August 21; Trivia Hari ASI Sedunia - Fakta tentang ASI (5/5)
HAKORDIA2017. HARI ANTI KORUPSI SEDUNIA "BERGERAK BERSAMA MEMBERANTAS KORUPSI UNTUK MEWUJUDKAN MASYARAKAT YANG SEJAHTERA" Jakarta,11-12 Desember 2017. Bertempat di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan diperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (9 Desember 2017) dengan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) sebagai penyelenggaranya.
1 Hari ASI Sedunia. Setiap tanggal 1 Agustus diperingati sebagai Hari ASI Sedunia. Peringatan Hari ASI Sedunia ini diikuti dengan rangkaian World Breastfeeding Week (WBW) atau Pekan ASI Sedunia yang berlangsung mulai tanggal 1-7 Agustus setiap tahunnya. Dikutip dari World Alliance for Breastfeeding Action (WABA), yakni organisasi yang
oJQrl. - Hari Maritim Nasional diperingati setiap tahunnya agar masyarakat Indonesia sadar akan potensi besar yang dimiliki Indonesia sebagai sebuah negara maritim. Memperingati Hari Maritim Nasional berarti memperingati juga segala upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam hal kemaritiman dua versi tanggal peringatan Hari maritim Nasional yaitu 21 agustus dan 23 Maritim Nasional ditetapkan pada 21 Agustus untuk memperingati armada laut Indonesia yang berhasil mengambil alih kekuasaan militer laut Jepang pada 21 Agustus 1945 lalu. Pada tahun 1945 itu, pasukan laut Jepang membombardir pasukan Indonesia mulai dari pesisir selat Malaka hingga Laut China Selatan dan pasukan Indonesia berhasil dalam pertarungan hari setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, kekuatan angkatan laut Republik Indonesia berhasil mengambil alih kekuasan militer laut Jepang. Dengan peralatan sederhana, militer Indonesia mampu mengalahkan Jepang yang menggunakan peralatan yang jauh lebih modern. Sementara itu, Hari Maritim Nasional 23 September mengacu pada Surat Keputusan Nomor 249/ Hari Maritim Nasional 23 September ini pada Musyawarah Nasional Munas Maritim I oleh Presiden Soekarno, yang merupakan sebuah langkah untuk kembali mempertegas jati diri RI sebagai sebuah Negara Maritim. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam memantapkan posisi Indonesia sebagai negara maritim adalah menetapkan 7 Pilar Poros Maritim tersebut dimuat dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2017 tentang Kebijakan Laut Indonesia. Tujuh Pilar Poros Maritim Dunia adalah berbagai kebijakan terkait kelautan Indonesia agar dapat menjadi sebuah poros maritim bagi dokumen Kebijakan Laut Indonesia yang diunggah oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, 7 Pilar Poros Maritim Dunia dibuat sejalan dengan salah satu visi Indonesia, yaitu untuk menjadi sebuah negara maritim yang berdaulat, maju, mandiri, kuat, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi keamanan dan perdamaian kawasan dan dunia sesuai kepentingan dua pertiga wilayah Indonesia merupakan wilayah perairan. Inilah yang menjadikan Indonesia sering disebut sebagai Negara Maritim.“Usahakanlah agar kita menjadi bangsa pelaut kembali. Ya, bangsa pelaut dalam arti seluas-luasnya. Bukan sekedar menjadi jongos-jongos di kapal, bukan. Tetapi bangsa pelaut dalam arti kata cakrawala samudera. Bangsa pelaut yang mempunyai armada niaga, bangsa pelaut yang mempunyai armada militer, bangsa pelaut yang kesibukannya di laut menandingi irama gelombang lautan itu sendiri," pesan Soekarno. Selengkapnya berikut adalah daftar hari besar sedunia dan nasional bulan Agustus 20211 Agustus Hari ASI Sedunia5 Agustus Hari Dharma Wanita6 Agustus Hari Peringatan Bom Hiroshima-Nagasaki8 Agustus Hari Ulang Tahun ASEAN9 Agustus Hari Masyarakat Adat Internasional10 Agustus Hari Veteran Nasional10 Agustus Hari Konservasi Alam Nasional10 Agustus Hari Kebangkitan Teknologi Nasional12 Agustus Hari Remaja Internasional13 Agustus Hari Pengguna Tangan Kiri Internasional14 Agustus Hari Pramuka Praja Muda Karana17 Agustus Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia18 Agustus Hari Konstitusi Republik Indonesia19 Agustus Hari Departemen Luar Negeri Indonesia21 Agustus Hari Maritim Nasional24 Agustus Hari Ulang Tahun TVRI24 Agustus Hari Anak Jakarta Membaca30 Agustus Hari Anti Penghilangan Paksa juga Hari Nyamuk Sedunia 20 Agustus 2021 Sejarah. Tema, dan Tujuan Sejarah dan Tema Hari Kemanusiaan Sedunia 19 Agustus 2021 - Sosial Budaya Penulis Yulaika RamadhaniEditor Addi M Idhom
image source edited with Ucapan Selamat Hari ASI Sedunia – Diantara ribuan jasa ibu yang paling besar adalah menyusui. Bagaimana tidak, ketika kita menangis di malam hari ketika bayi, ibu akan terus begadang hingga dengan menyuguhkan ASI. Fakta ini tentu hanya satu dari sekian aktivitas pengorbanan seorang ibu untuk anaknya ketika masa menyusui. Sebenarnya, menyusui atau tidak, memang pilihan bagi setiap ibu. Namun perlu diingat, bahwa setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan ASI dari ibunya. Dengan demikian, tentu sudah sepantasnya kita memberikan penghargaan yang besar atas jasa seorang ibu yang telah rela memberikan waktunya untuk memberikan ASI kepada kita. Bahkan untuk memberikan penghargaan kepada para ibu di dunia, terdapat peringatan Hari ASI Sedunia. Dan di hari peringatan ini, kita harus memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya, setidaknya dengan memberikan ucapan selamat Hari ASI Sedunia, untuk seluruh ibu di dunia. Ucapan Selamat Hari ASI Sedunia Untuk memberikan penghargaan atas kasih sayang yang diberikan sang ibu, berikut ini selamat Hari ASI Sedunia untuk menghargai jasa para ibu di seluruh dunia 1. Lebih Enak Dari Lainnya “Ibu … Terima kasih atas salah satu jasamu. ASI-mu mungkin lebih asam dan hambar dari susu yang ada di supermarket. Namun dibandingkan mereka, nutrisimu lebih banyak. selamat Hari ASI Sedunia! Teruslah menjadi ibuku yang menyehatkan ku.” I love You Ibu. 2. Hadiah Terindah Untukku “Bagiku, diantara ribuan hadiah yang terindah di dunia ini, hanya ASI-mu yang paling berharga untukku. selamat Hari ASI Sedunia! Terima kasih telah memenuhi giziku hingga aku bisa tumbuh dan berkembang sebaik ini” 3. Hadiah Satu-Satunya “Dalam keadaan yang miskin, Air Susu Ibu adalah hadiah satu-satunya yang dibutuhkan oleh seorang anak. Selamat Hari ASI Sedunia! Ketulusanmu yang membuat aku tumbuh hingga sejauh ini” 4. Menyusui atau Tidak? “Sebenarnya, antara ingin menyusui atau tidak memang pilihan dari setiap ibu. Namun perlu setiap ibu ketahui, bahwa setiap anak berhak mendapatkan ASI. Jadi, mau tak mau, suka tak suka seorang ibu harus memenuhi kewajibannya. Selamat Hari ASI Sedunia! Meski hari-harimu akan terasa lebih berat, namun akan indah pada waktunya. Kamu akan bangga ketika anakmu tumbuh menjadi orang yang sehat, kuat dan cerdas” 5. Lebih Bermakna Dari Lainnya “Ku tahu lautan yang luas itu tak dapat diukur luasnya dan dalamnya. Namun harus ibu ketahui, bahwa banyaknya air laut itu, bagiku lebih berharga ASI-mu ibu. Terima kasih sudah merawatku, memberikan sebagian cairan dalam tubuhku. Selamat Hari ASI Sedunia!’ 6. Dua Tahun Lamanya “Dua tahun merupakan waktu yang tak sedikit. Dan ku tahu, selama dua tahun itu kau harus mengorbankan tenaga dan waktu demi memenuhi kewajibanmu dan memberikan hakku. Terima kasih ibu, telah memberikanku ASI selama 2 tahun. selamat Hari ASI Sedunia! Tetaplah menjadi ibu yang terbaik untukku. 7. Apa Alasanmu? “Bolehkah ku berteriak ibu? Mengapa ibu tak mau menyusui ku? Bahkan ibu hanya menganggapku sebagai teman? Apakah aku tak pantas mendapatkannya? Mungkin engkau memiliki alasan mengapa tak memberikannya Selamat Hari ASI Sedunia! Meski ASI-mu tak dapat kurasakan, setidaknya kasih sayangmu cukup aku rasakan.” 8. Kau Korbankan Tenaga “Baru aku tahu, setelah aku melihat pertumbuhan adikku. Setiap malam kau begadang demi menjaga sang buah hati agar tak menangis. Di siang harinya pun, bahkan kau tak memiliki waktu makan dengan tenang karena kami menangis meminta haknya. Wahai ibu, maafkan jika aku belum bisa menjadi anak yang baik. Namun jasamu sama[ai kapan pun akan selalu ku kenang. Selamat Hari ASI Sedunia! 9. Waktu Berhargamu “Mungkin jika kau egois, kau akan meninggalkan anakmu dengan bekerja. Namun ku tahu, ketulusan hatimu menghentikan langkahmu untuk bekerja, demi memenuhi hakku untuk mendapatkan ASI. Selamat Hari ASI Sedunia! Ku tahu, 2 tahun itu waktu yang lama, namun kau melakukannya dengan sangat mudah dan tulus. 10. Kau Bagai Bidadari Bagiku, kau dan bidadari lebih cantik darimu. Sebab, bidadari yang ku tahu tak memiliki anak, jadi ia tak bisa merasakan bagaimana sulitnya memberikan ASI. Namun tidak bagi engkau ibuku. Meski kau hanya manusia biasa, namun kau mampu memberikan hakku, ASI-ku, dengan sangat tulus dan sabar. Selamat Hari ASI Sedunia! Terimakasih atas pengorbananmu. 11. Bagai Ombak Di Laut Bagai ombak di laut yang berusaha jutaan kali untuk mencumbu bibir pantai, dan bahkan setiap itu juga pantai menolaknya. Seperti engkau ibu, jutaan kali aku menghadiahkanmu cairan yang hangat dan berbau, jutaan kali pula kau memberikanku cairan yang menurutku manis, enak dan tentunya bergizi” 12. Susu Eksklusif Selama 6 Bulan “Dua tahun sudah cukup bagimu menghabiskan tenaga dan waktu. Namun kutahu, yang paling berat adalah 6 bulan pertama, dimana kau memang hanya benar-benar mendapatkan makanan dari ASI-mu saja. Terima kasih ibu, telah berjuang selama itu untuk menunjangku agar cepat tumbuh menjadi besar.” 13. Terima Kasih Atas ASI-mu “Ada ribuan susu enak dan bernutrisi di luar sana. Mungkin jika kau mau, kau bisa mengganti ASI-mu dengan susu diantara mereka. Namun atas ketulusanmu, kau tetap memberikan ASI-mu selama 2 tahun lamanya.” Mungkin ucapan selamat Hari ASI Sedunia ini hanya sekedar ucapan yang tak mampu menggantikan jasa ibu. Namun dengan ungkapan ini, setidaknya para ibu di dunia sana tahu, bahwa mereka punya anak yang tak lupa atas jasanya. Selamat Hari ASI Sedunia, berbaktilah Kamu wahai para anak, karena ibumu telah berkorban dan berjuang dengan sangat keras selama 2 tahun.
Apa itu Hari Lahan Basah Sedunia? Setiap tanggal 2 Februari diperingati sebagai hari Lahan Basah Sedunia, sebagai tindak lanjut telah disepakati dan ditandatanganinya suatu Konvensi Internasional Perjanjian Internasional tentang lahan basah, tepatnya tanggal 2 Februari 1971 di kota Ramsar, Iran. Konvensi tersebut kemudian kita kenal sebagai Konvensi Ramsar. Konvensi pada awalnya fokus pada masalah burung air termasuk burung air migran, lalu berkembang kepada konservasi ekosistem lahan basah termasuk keanekaragaman hayati di dalamnya. Bahkan saat ini lebih bermulti fokus menyangkut seluruh aspek kehidupan manusia. Melihat kenyataan tersebut, dapatlah disimpulkan bahwa lahan basah adalah penyangga kehidupan. Lahan basah menurut Konvensi Ramsar merupakan definisi yang luas, yaitu ”Daerah-daerah rawa, payau, lahan gambut, dan perairan alami atau buatan; tetap atau sementara; dengan air yang tergenang atau mengalir, tawar, payau atau asin; termasuk wilayah perairan laut yang kedalamannya tidak lebih dari enam meter pada waktu air surut”. Indonesia masuk menjadi anggota Konvensi Ramsar pada tahun 1991 dengan diterbitkannya Keppres 48 th 1991 yang merupakan Ratifikasi Konvensi Ramsar di Indonesia. Pada tahun 1996, sebagai salah satu hasil pertemuan para anggota Konvensi Ramsar, ditetapkan bahwa tanggal 2 Februari adalah Hari Lahan Basah Sedunia. Pada tahun 1997, Hari Lahan Basah Sedunia untuk pertama kalinya diperingati di seluruh dunia oleh negara-negara anggota Konvensi Ramsar. Tema tahun 2017 ini adalah ”Wetlands for Disaster Risk Reduction – Lahan Basah bagi Pengurangan Risiko bencana”. Kegiatan manusia yang tidak melindungi, tidak menjaga, bahkan merusak demi beberapa alasan terutama berlatar belakang ekonomi adalah faktor utama penyebab terjadinya berbagai kerusakan dan bencana di muka bumi. Beberapa dekade terakhir bahkan bencana meningkat secara drastis, seiring dengan semakin parahnya perubahan iklim yang berkontribusi terhadap cuaca yang lebih ekstrim dan semakin tidak terduga. Degradasi dan kerusakan ekosistem turut meningkatkan kerawanan ekosistem terhadap bencana. Ditambah dengan tingginya tingkat kemiskinan masyarakat di sekitar ekosistem, maka risiko bencana semakin meningkat. Lahan basah yang kondisinya masih baik haruslah dijaga dan dipertahankan, sementara lahan basah yang telah terdegradasi dan rusak harus segera dipulihkan dan dikembalikan fungsi serta manfaatnya, agar ekosistem kembali menjadi kuat. Ekosistem lahan basah yang kuat akan mengurangi risiko bencana bagi ekosistem itu sendiri dan masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Frekuensi bencana di hampir seluruh belahan dunia terus meningkat, bahkan dalam 35 tahun terakhir frekuensinya meningkat lebih dari dua kali lipat Sumber Ramsar. Penyebab utamanya adalah rusaknya lingkungan akibat ulah dan kelalaian manusia, diperparah lagi dengan fenomena perubahan iklim yang terjadi. Kondisi demikian menyebabkan menurunnya daya dukung lingkungan, sehingga lingkungan dan bahkan kehidupan masyarakat di dalamnya menjadi semakin terancam dan rentan. Badan dunia yang membidangi masalah Air memperkirakan bahwa 90% dari semua bencana alam terkait dengan air. Intergovernmental Panel on Climate Change IPCC memprediksikan bahwa peristiwa ekstrim ke depan akan jauh lebih parah lagi. Kerusakan lingkungan serta bencana yang terus menerpa, menjadikan ekosistem lingkungan dan kondisi sosial ekonomi masyarakat terutama masyarakat miskin semakin rentan. Ramsar menyatakan bahwa 90% kematian akibat bencana terdapat di negara-negara miskin dan berpendapatan yang rendah. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar yang terletak diantara dua lempeng benua yang menjadikan negara kepulauan ini memiliki risiko bencana gempa, letusan gunung berapi, tsunami, banjir dan tanah longsor 10 kali lebih besar dibandingkan dengan negara lainya. Kondisi ini diperparah dengan predikat Indonesia sebagai negara tropis yang memiliki tingkat kerentanan terhadap dampak perubahan iklim yang cukup tinggi. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB menunjukkan bahwa tren bencana Indonesia dari 2002 hingga 2015 cenderung meningkat. Pada tahun 2002, tercatat 143 bencana terjadi di Indonesia, meningkat hingga bencana pada 2015 Sumber Sembilan puluh lima persen diantaranya merupakan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, puting beliung, cuaca ekstrim, dan kekeringan. Semuanya akibat tingginya kerusakan lingkungan, meningkatnya dampak perubahan iklim dan tidak terintegrasinya program pengurangan risiko bencana kedalam ranah kerja sektoral dan sebaliknya. Sebagai upaya untuk mengurangi risiko bencana ditengah meningkatnya perubahan iklim dan semakin terdegradasinya lingkungan, Wetlands Internasional Indonesia WII saat ini tengah menerapkan sebuah pendekatan inovatif untuk mengurangi risiko bencana dan meningkatkan ketahanan masyarakat rentan bencana yang dikenal dengan pendekatan Integrated Risk Management IRM/Pengelolaan Risiko Terpadu. IRM merupakan pendekatan yang memadukan Pengurangan Risiko Bencana PRB, Adaptasi Perubahan Iklim API, serta Manajemen dan Restorasi Ekosistem MRE secara bersamaan. Delapan prinsip utama IRM partisipatif, multidisiplin, kemitraan, pendekatan landscape, penguatan sumber-sumber penghidupan, pembelajaran yang berkelanjutan, bekerja pada skala waktu yang beragam dan penguatan kelembagaan. Dalam penerapannya, WII bekerjasama dengan masyarakat, sektor swasta dan pemerintah, dalam mengintegrasikan Integrated Risk Management IRM/ pengelolaan risiko terpadu kedalam kebijakan, praktek investasi dan praktek pembangunan di Indonesia. Penerapan IRM bukanlah hal yang baru. Antara tahun 2011-2015, WII melalui program Partners for Ressilience telah berhasil mengembangkan kegiatan di lapangan yang terbukti tahan terhadap risiko dan sesuai dengan prinsip-prinsip IRM, salah satunya adalah kegiatan rehabilitasi pesisir dan penguatan ekonomi masyarakat pesisir yang dilakukan di Kabupaten Ende dan Sikka, NTT. Saat ini babak baru telah dimulai dimana program lanjutan dilakukan untuk mendorong aplikasi IRM yang lebih luas dalam agenda pembangunan di Indonesia, melalui kegiatan advokasi dan dialog kebijakan IRM. Untuk WII, babak baru ini difokuskan pada program pengarus utamaan IRM dalam rencana pembangunan ekosistem dataran rendah khususnya ekosistem mangrove dan gambut di beberapa lokasi di Pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan. Kembalikan peran dan fungsi Lahan Basah, agar risiko bencana semakin berkurang. ”Ekosistem lahan basah sehat, Bencana terhambat, Masyarakat menjadi kuat” Selamat hari Lahan Basah Sedunia 2017 ”Wetlands for Disaster Risk Reduction – Lahan Basah bagi Pengurangan Risiko Bencana” Informasi lebih lanjut silakan hubungi Wetlands International Indonesia Jl. Bango No. 11 Bogor 16161 Tel. 0251 8312189; E-mail [email protected]
hari asi sedunia 2017